Home Publikasi Berita Detail Berita

Detail Berita

5 Jurus Ampuh Bebas TBC

Admin Web OPD
Berita
30 Juni 2026 09:38:49

Image Berita


Tuberkulosis (TBC) masih menjadi salah satu penyakit menular yang perlu mendapat perhatian serius, terutama di Indonesia. Penyakit yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis ini umumnya menyerang paru-paru dan menular melalui udara ketika penderita TBC aktif batuk, bersin, atau berbicara. Meski demikian, TBC merupakan penyakit yang dapat dicegah dan disembuhkan apabila terdeteksi serta ditangani sejak dini. Lakukan hidup bersih dan sehat serta ikuti anjuran petugas Kesehatan.

 

Pencegahan TBC tidak hanya menjadi tanggung jawab tenaga kesehatan, tetapi juga memerlukan peran aktif seluruh masyarakat. Dengan menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat, risiko penularan TBC dapat ditekan sehingga tercipta lingkungan yang lebih sehat dan produktif.

 

Beberapa langkah yang dapat dilakukan untuk mencegah penularan TBC antara lain:

1. Menerapkan etika batuk dan bersin yang benar
Saat batuk atau bersin, tutup mulut dan hidung menggunakan tisu atau lengan bagian dalam. Tisu yang telah digunakan segera dibuang ke tempat sampah dan dilanjutkan dengan mencuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir. Penggunaan masker juga dianjurkan, terutama bagi penderita yang sedang menjalani pengobatan.

 

2. Menjaga kebersihan dan sirkulasi udara rumah
Rumah yang memiliki ventilasi baik dan cukup sinar matahari dapat membantu mengurangi risiko penyebaran bakteri TBC. Lingkungan yang lembap dan minim sirkulasi udara berpotensi meningkatkan risiko penularan penyakit.

 

3. Menerapkan pola hidup sehat
Konsumsi makanan bergizi seimbang, istirahat yang cukup, rutin berolahraga, serta menghindari rokok dapat membantu menjaga daya tahan tubuh. Sistem kekebalan tubuh yang baik akan membantu tubuh melawan berbagai penyakit, termasuk TBC.

 

4. Segera memeriksakan diri apabila mengalami gejala TBC
Batuk yang berlangsung lebih dari dua minggu, demam berkepanjangan, keringat malam, penurunan berat badan, atau sesak napas perlu diwaspadai. Pemeriksaan dan pengobatan sedini mungkin dapat mencegah penularan kepada orang lain sekaligus meningkatkan peluang kesembuhan.

 

5. Mendukung pelacakan kontak dan pengobatan hingga tuntas
Anggota keluarga atau orang yang sering berinteraksi dengan penderita TBC perlu menjalani pemeriksaan sesuai anjuran tenaga kesehatan. Selain itu, penderita TBC harus menjalani pengobatan secara teratur hingga selesai untuk mencegah kekambuhan maupun resistensi obat.

 

TBC bukan penyakit yang harus ditakuti, namun perlu diwaspadai bersama. Dengan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap gejala, cara penularan, dan langkah pencegahannya, diharapkan angka kasus TBC dapat terus ditekan. Mari mulai dari diri sendiri, keluarga, dan lingkungan sekitar untuk mewujudkan masyarakat yang sehat dan bebas TBC.

Source: Dinas Kominfo Kulon Progo

WhatsApp Chat