Monografi Kapanewon Temon

Daerah penelitian terletak di bentanglahan Kuarter Kecamatan
Temon, Kabupaten Kuloprogo, Propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta yang
secara genetik dapat pula disebut sebagai bentanglahan pesisir. Secara
geografis lokasi penelitian terletak pada koordinat 7
o 52’ 9” LS – 7
o 54’59”
LS dan 100o 2’1” BT-110o 6’30” BT. Secara administrasi daerah penelitian
mencakup hampir seluruh wilayah desa di Kecamatan Temon, dengan
batas-batasnya :
Sebelah Utara :Kecamatan Kokap
Sebelah Timur :Sungai Serang dan Kecamatan Wates
Sebelah Selatan :Samudera Indonesia
Sebelah Barat :Sungai Bogowonto dan Kabupaten Purworejo
Luas keseluruhan Kecamatan Temon adalah 3.629,089 Ha, luas
daerah yang termasuk wilayah penelitian kurang lebih yaitu sebesar
3.003,27 Ha. Secara lebih rinci wilayah penelitian dibagi berdasarkan
geomorfologinya yaitu wilayah pesisir yang merupakan hasil dari proses
marin dan eolin serta dataran aluvial yang merupakan hasil proses
fluviomarin.
50
Daerah pesisir terdiri dari sebagian Desa Jangkaran, sebagian Desa
Sindutan, sebagian Desa Palihan, dan sebagian Desa Glagah. Daerah
dataran aluvial terdiri dari sebagian Desa Sindutan, sebagian Desa Palihan,
sebagian Desa Glagah, Desa Karangwuluh, Desa Janten, Desa Kebon Rejo,
Desa Temon Kulon, Desa Kalidengen, Desa Demen, Desa Kedundang, Desa
Plumbon, sebagian Desa Temon Wetan, sebagian Desa Kaligintung , dan
sebagian Desa Kulur. Derah Pesisir terletak antara 7
o 53’ 7” LS - 7
o 54’59”
LS dan 110o 2’1” BT – 110o 4’50” BT dengan luas kurang lebih 914,889 Ha.
Daerah Dataran Aluvial terletak antara 7
o 52’ 9” LS - 7
o 54’26” LS dan 110o
2’41” BT – 110o 6’30” BT dengan luas kurang lebih 2088,382 Ha