SIMULASI KEBAKARAN PUSKESMAS 1 TEMON

Kurang lebih pukul 14.00 WIB Hari Minggu tanggal 1 Desember 2019 terlihat kepulan asap putih dari arah belakang Puskesmas 1 Temon. Tidak lama kemudian terdengar suara ledakan berkali-kali. Dengan modal seadanya saksi kejadian berupaya mengendalikan kobaran api, tetapi sia-sia akhirnya saksi kejadian melaporkan kepada Satpam setempat. Dengan sigap dan perlengkapan keamanan yang memadahi satpam dibantu warga yang berada tak jauh dari lokasi mengevakuasi korban. Ada 2 orang korban kebakaran 1 pingsan yang satu masih bisa berlari. Atas peristiwa tersebut satpam melaporkan kepada kepala Puskesmas Temon I dan sesaat kemudian Kapus Temon I menetapkan kondisi Puskesmas dama kondisi darurat bencana. Atas status ini kemudian pihak puskesmas melaporkan kondisi kebakaran kepada: BPBD Kulon Progo, Satuan Komunikasi Lintas Batas, Polsek Temon, Koramil Temon, Camat Temon, Kepala Desa Temon Kulon melalui telepon. Taklama kemudian datang kelokasi dari kepolisian, TNI, Satkom Lintas Batas, dari kecamatan dan desa yang saling bantu mengendalikan situasi lalulintas, evakuasi pasien dokumen, aset-aset keluar gedung ditempatkan dihalaman puskesmas. Tak lama kemudian terdengan sirine meraung-raung yang ternyata adalah mobil pemadam kebakaran milik BPBD kabuapten Kulon Progo. Masih ditengah kepanikan warga anggota sebagian anggota kepolisian, TNI, Satkom berbagi tugas ada yang membantu evakuasi dan memberikan akses masuk untuk mobil Pemadam Kebakaran menuju sisi belakang Puskesmas I Temon lewat sisi barat Gedung Puskesmas Temon I yang saat itu juga sedang terjadi kesibukan lalu-lalang warga yang membantu evakuasi korban kebakaran. Kurang lebih setengah jam petugas Damkar dapat menjinakkan si jago merah. Setelah situasi terkendali Kapus Temon mencabut status darurat bencana dan melaporkan kejadian kepada Kepala Dinas Kesehatan Kulon Progo, yang kemudian Kapus Temon, didampingi Kadinkes, Kapolsek, danramil, camat dan lurah melakukan konferensi pers.

Demikian alur simulasi kebakaran yang diselenggarakan oleh puskesmas Temon I bekerjasama dengan Tim RSU PKU Muhammadiyah Bantul. Simulasi ini diselenggarakan selama 2 hari sabtu dan minggu. Kadinas kesehatan yang juga hadir pada waktu itu menyambut baik upaya yang dilakukan oleh jajaran puskesmas temon. Kadinkes berharap simulasi ini tidak akan pernah terjadi, namun apabila terjadi betulan mudah-mudahan akan meminimalkan korban. Dan berharap nanti puskemas yang lain akan menyelenggarakan kegiatan serupa. Untuk memudahkan pada kesempatan ini Halaman kecamatan temon dijadikan tempat persiapan berkumpulnya muspika dan Damkar BPBD